Upaya TNI AD Perbaiki Sanitasi Pascabanjir di Aceh Utara

Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina TNI AD membangun 33 fasilitas MCK di Aceh Utara untuk mengatasi masalah “WC terbang” yang marak di kalangan penyintas banjir. Langkah ini bertujuan untuk memperbaiki sanitasi setelah bencana.

Danyonzipur 5/ABW, Letkol Czi Wahyu Wuhono, menyatakan bahwa pembangunan MCK diawali dari temuan buruknya sanitasi di lokasi pengungsian. Ketiadaan fasilitas yang layak memaksa warga membuang kotoran dengan plastik. “Di mana ketika kami bekerja untuk membersihkan jalan, buka jalan, atau termasuk bikin gorong-gorong, kami sering sekali menemukan ‘WC terbang’ itu,” kata Letkol Wahyu kepada ANTARA di Aceh Utara, Selasa (27/1).

Di Kecamatan Sawang, Yonzipur 5 telah menyelesaikan delapan dari 12 unit MCK, sementara sisanya dibangun di Kecamatan Langkahan. Letkol Wahyu menegaskan pentingnya koordinasi dengan kepala desa agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. MCK yang dibangun menggunakan kombinasi bahan seperti bata merah dan kalsiboard, serta berkonsep semi permanen. Fasilitas ini menyediakan dua bilik untuk laki-laki dan perempuan, dan dilengkapi dengan tempat wudu dan bak mandi, demi menjaga kesehatan masyarakat dari penyakit menular.